Perkembangan Teknologi Informasi Indonesia dari Dahulu

Perkembangan teknologi informasi Indonesia tampak jelas di berbagai bidang. Orang semakin mudah mendapatkan informasi dan berita terbaru dengan lebih cepat saat ini. Jika melihat dari beberapa tahun ke belakang, tentu sangat berbeda.

Sejarah penggunaan teknologi di Indonesia dari masa ke masa masih bisa dicari jejaknya. Seperti apa perkembangannya? Berikut penjelasan lengkapnya yang bisa disimak dengan seksama.

Perkembangan Teknologi Informasi Indonesia Pertama Kali adalah Radio

Pertama kali radio masuk di Indonesia masih menjadi Hindia-Belanda (Nederlands Indie). Peresmian radio pertama pada 16 Juni 1925, dan menjadi sumber informasi utama saat itu. Peristiwa yang terjadi di suatu daerah bisa diketahui oleh masyarakat daerah lain.

Bukan hanya sebagai sumber informasi, namun salah satu media teknologi informasi ini juga dimanfaatkan sebagai alat propaganda. Dahulu kala, saat masa perjuangan kemerdekaan, radio menjadi alat komunikasi vital.

Seiring berkembangnya zaman, radio bukan sekedar untuk menyebarkan informasi, berita, propaganda dan sejenisnya. Fungsinya sudah semakin meluas dengan hadirnya berbagai stasiun swasta yang memberikan lebih banyak siaran hiburan seperti musik, lagu, drama dan sebagainya.

Radio Mulai Digantikan oleh Televisi

Perkembangan teknologi informasi Indonesia, setelah media radio disusul dengan televisi. Pertama kali siaran dilakukan oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI) tanggal 17 Agustus 1962, tentang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dari halaman Istana Merdeka.

Dengan adanya satelit Palapa, siaran Televisi semakin berkualitas. Hal tersebut diikuti dengan bermunculannya stasiun TV swasta. Jadi bukan hanya TVRI yang lebih banyak menayangkan siaran resmi.

Pada masa awal kehadirannya, Televisi masih menjadi barang mewah, tidak semua orang bisa memilikinya. Bukan hanya dari medianya, sebagai bukti perkembangan teknologi informasi Indonesia diluncurkan satelit Palapa.

Diawali dengan kehadiran RCTI pada tahun 1989. Kemudian disusul SCTV, ANTV, Indosiar dan lebih banyak lagi sampai saat ini. Industri pertelevisian mulai merebak, menghadirkan berbagai sudut pandang berita serta hiburan.

Televisi Semakin Tersingkirkan oleh Internet

Sebenarnya internet masuk ke Indonesia sama dengan industri pertelevisian, yaitu pada tahun 1988. Berdasarkan catatan WHOIS ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia adalah UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada Juni 1988.

Namun hingga tahun 1990-an, pengguna internet belum sebanyak saat ini. Kebanyakan orang masih nyaman dengan adanya Televisi sebagai penyedia berbagai sumber informasi serta hiburan. Sementara internet masih sebatas untuk keperluan pekerjaan.

Mulai tahun 2000-an masyarakat Indonesia mulai melek teknologi dengan pemanfaatan berbagai platform media sosial serta fasilitas browsing lainnya seperti Google. Dari mendownload file berupa text, audio hingga video mulai menjadi kebiasaan oleh banyak orang.

Mengupload berbagai konten ke sosial media, website, blog dan sebagainya. Bukan lagi jadi pengguna, tapi perkembangan teknologi informasi Indonesia dimanfaatkan untuk membuat konten-konten menarik dan bermanfaat untuk semuanya.

Ambil bagian untuk Perkaya Wawasanmu dengan Bagikan artikel ini..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Data popup dengan ID :